Selamat Terbang, Burung! Jangan biarkan burung (pemikiran) anda terkurung dalam tempurung kepala anda. Biarkan dia terbang bebas di angkasa. Menembus badai, menantang matahari.

Halaman

Selasa, 04 Januari 2011

Five Kinds of People to Avoid on Twitter


I know this is an understatement, but I'm going to say it anyway. Twitter is growing like crazy. In the last year Twitter has grown over 1300%. It's jumped from a million users to over seven million users in a year. No wonder we see the fail whale so much. Those are some serious stats!
As Twitter's grown at this ridiculous rate, it's been interesting to observe the way new people are using it. Here are a few types of Twitter users I've identified that you probably want to avoid, or at least make sure you're not one. Feel free to add more in the comments.
Name: Awesomists
Location: You wish you were here.
Bio: My life is awesome.
What are you doing? Sipping a skinny mocha latte and watching whales from my celebrity friend's yacht.
Name: Unoriginals
Location: Where you were yesterday.
Bio: My tweets are your tweets. I don't have anything interesting to say myself.
What are you doing? RT the latest thing to come across my feed reader in the last five minutes.
Name: Hypsters
Location: Who cares. You just need to buy what I'm selling.
Bio: Buy my stuff. Hire me. Make six figures in 12 hours. I'm going to make you famous.
What are you doing? The same thing I tweeted an hour ago...links to my blog about my secrets to business success.
Name: Philosophacators
Location: I'm too busy thinking to notice where I am.
Bio: I'm pretty smart...and deep...and sensitive...and don't forget smart too.
What are you doing? Never milk a cow with only one udder.
Name: Minutiaists
Location: Latitude and longitude of my exact location at this very moment.
Bio: My day, all day, everyday, 140 characters at a time.
What are you doing? Woke up at 6:42. Did number 1. Got a shower. Water took longer to warm up than usual. Shampoo, no conditioner. Same towel as yesterday.

Rabu, 01 Desember 2010

mas kenapa perutnya buncit? diet dooong

kata dokter masih muda ga boleh diet, ga sehat. :P

you get what you ask

Jumat, 29 Oktober 2010

isi form "saran" di "BiNus Questionnaire : Academic Satisfaction Survey - Mahasiswa Tahun II "

sosialisaskian peraturan-peraturan kampus dengan mahasiswa. diskusikan bersama. jangan alergi terhadap pendapat mahasiswa. jangan apa-apa yang dikeluhkan disuruh bertemu dengan kepala jurusan. memperumit saja. jangan otoriter begitulah.
mahasiswa kan stakeholder dari binus juga.
katanya world class university 2020? apanya yang bisa dibanggakan dari binus keculati teknologinya saja?
teknologi nya pun berbanding lurus dengan biaya yang harus dikeluarkan mahasiswanya.
kantinnya (di basement kampus anggrek) saja seperti dianaktirikan, tak perlu saya jelaskan kenapa saya berpendapat seperti itu., silahkan cek sendiri ke lapangan.

sebenernya sih saya juga menuntut dibentuknya Badan Eksekutif Mahasiswa. jelas binus butuh itu.
tapi pasti saran saya cuman dibca doang tanpa ditanggapi.
sudah biasa. ini bukan pertama kali saya membuat surat keluhan. dan hasilnya nihil.
oke, spertinya pecuma saya menulis surat ini. yang penting udah mengeluarkan uneg-uneg saya ke binus.

Selasa, 28 September 2010

Orang Bodoh vs Orang Pintar, by Mario Teguh

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…

Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.

Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,sementara itu orang pintar percaya.

Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.

Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.

Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group). Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat (S1), tapi kemudian menjadi kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
> Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
> Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
> Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
> Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh. Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh…

Diamanakah posisi anda saat ini…?
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang…

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.

Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya, lalu perhatikan apa yang terjadi…

sukses:kaskus.us

Senin, 09 Agustus 2010

BEDA RASULULLAH MUHAMMAD SAW & KITA, SEDIKIT SEKALI

Kalau Rasulullah sedikit-sedikit bersedekah, kalau kita sedikit bersedekah...
Kalau Rasulullah sedikit makan, kalau kita sedikit-sedikit makan...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit bekerja, kalau kita sedikit sekali bekerja...
Kalau Rasulullah sedikit tidur, kalau kita sedikit-sedikit tidur...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit shalat, kalau kita sedikit sekali shalat...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit baca surat panjang, kalau kita sedikit baca surat panjang
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit berjuang, kalau kita sedikit sekali berjuang

Kalau Rasulullah sedikit-sedikit dzikir, kalau kita sedikit sekali dzikir...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit cobaan, kalau kita sedikit sekali cobaan...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit berkorban, kalau kita sedikit sekali berkorban
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit dakwah, kalau kita sedikit sekali dakwah... ◕‿•
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit berpuasa sunnah, kalau kita sedikit puasa sunnah...
Kalau Rasulullah sedikit HARTA, kalau kita sedikit-sedikit HARTA...

Kalau Rasulullah sedikit-sedikit tahajud, kalau kita sedikit sekali tahajud...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit dhuha, kalau kita sedikit sekali dhuha...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit membaca Qur'an, kalau kita sedikit membaca Qur'an...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit mengajarkan ilmu, kalau kita sedikit mengajarkan ilmu...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit memaafkan, kalau kita sedikit sekali memaafkan...
Kalau Rasulullah sedikit-sedikit MENYAMPAIKAN, kalau kita sedikit sekali MENYAMPAIKAN
Dan.... Apa lagi eaaa??? ⓿⏟⓿
Tak banyak kan? Sedikit saja kok perbedaan kita dengan Rasulullah Muhammad SAW... >_<
Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kita semua, tua, muda, kaya, miskin...
Semua ini hanya permainan dunia fana... di akhirat lah tempat kembali yang sebenarnya...

Amal apa yang kita bawa menuju kesana????
Apakah bahagia selamanya??? ◕‿◕
Bersama Rasulullah Muhammad SAW tercinta????
Atau celaka tak terhingga??? ☹ ☹ ☹
Beserta syaithon yang durhaka???

Qs.3 Ali Imran:85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

*sudah mendapat ijin copas dari teman di facebook*

Selasa, 03 Agustus 2010

SEKOLAH, cikal bakal hedonis?

Seperti biasa, di awal tulisan saya minta maaf apaila tulisan gue ini kurang berkenan di hati para pembaca. Karena gue mau orang lain tau tentang burung (pemikiran) gue. Kenapa tema tulisan gue yang pertama tentang sekolah, karena akhir-akhir ini gue sering ke SMA gue, dan pemandangannya kalo ga murid, ya guru. Oleh karena itu gue pengen mengangkat tema sekolah ke dalam blog gue.

Gue akan memandang guru dari hal pengabdian, karena menurut gue guru itu bukan profesi, tapi guru itu merupakan pilihan hidup untuk mengabdi. Namun, sekarang banyak guru yang orientasinya menyimpang menurut saya, nampaknya sekarang di kota-kota besar sekolah hampir menjadi tempat "show room" kendaraan bermotor. hedonis, bentuk-bentuknya sangat terlihat. Guru memakirkan mobilnya di dalam sekolah dan hampir memenuhi lapangan yang seharusnya bisa digunakan murid-murid dengan bebas kini terhalang kotak-kotak metal bermesin(karena biasanya hanya mobil guru dan kepala sekolah yang boleh di parkir di dalam sekolah).

Ada apa? Ada yang salah apabila dengan guru yang mempunya kekeyaan secara financial? tidak ada yang salah, yang salah adalah menjadikan sekolah sebagai tempat hedonis, tempat pamer kekayaan baik itu oleh oknum guru dan atau oknum murid. Seharusnya pemerintah melarang murid sekolah dan guru serta pegawai membawa kendaraan bermotor ke sekolah, selain mencegah terjadinya kecemburuan sosial, ini juga mengurangi populasi macet yang artinya juga mengurangi pencemaran udara. Tapi mengharapkan pemerintahitu terlalu jauh.
 
Kenapa hanya menyalahkan guru? bukankah para murid juga ikut andil dalam hal ini? Karena sekarang itu yang mempunyai wewenang di sekolah itu siapa? guru atau murid? murid hanya mengikuti gurunya, dan yang bisa mengontrol murid itu hanya gurunya. butuh Murid yang super untuk bisa mengkondisikan teman-temannya, perbandinganna 1:100.000.  Jadi, menurut gue guru mempunya andil yang paling besar dengan segala sesuatu yang terjadi di sekolah.

Jumat, 30 Juli 2010

PUISI BURUNG

Bisa Terbang Seperti Burung

Andai Aku Bisa Terbang Seperti Burung
Terbang Kian Tinggi ke Angkasa
Dengan sepasang sayap yang begitu kuat terlatih
Mencari bahagia di atas langit sana
Andai aku bisa terbang..
Disaat malam
Ku akan dekati bulan
Tuk berikan senyuman disertai ucapan
Karena tlah terangi malam ku
Andai.. Andai.. dan andai aKu bisa terbang…
Tuk dapatkan satu kebebasan

 By tdomf_7d16a

 
Copyright (c) 2010 INI BURUNGKU, MANA BURUNGMU?. Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes And TM Web Design.